Topologi Fisik Jaringan Komputer

Resensi oleh:starman

Topologi adalah struktur fisik yang terdiri dari komputer, jalur (kabel), switch dan perangkat pendukung jaringan komputer lainnya yang mampu menampilkan gambaran fisik dari suatu jaringan komputer. Berikut adalah jenis-jenis toplogi dalam jaringan komputer :

- Topologi BUS

Topologi BUS memiliki karakteristik sebagai

berikut :

a. Komputer-komputer dihubungkan secara serial di sepanjang kabel, dan pada kedua ujung kabel ditutup dengan terminator.

b. Sangat sederhana dalam instalasi, juga sangat ekonomis dalam hal biaya.

c. Paket-paket data saling berkumpul pada satu kabel, sehingga jika komputer yang terhubung sangat banyak, kinerja jaringan menjadi menurun sebab terjadinya collision (tabrakan data).

d. Tidak diperlukan konsentrator (hub) pada jaringan seperti ini, yang banyak diperlukan adalah T-Conector pada setiap Ethernet card (Card Jaringan). Hub adalah perangkat keras yang membagi jaringan dari satu titik menjadi banyak titik jaringan.

e. Kabel yang digunakan adalah kabel

Coaxial RG 58

f. Problem yang sering terjadi adalah, jika salah satu Ethernet Card rusak, atau tegangan pada kabel jauh diatas atau dibawah 50 ohm (untuk kabel coaxial RG 58), maka jaringan keseluruhan dapat down (mati), sehingga seluruh komputer tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut (disconnect).

- Topologi Ring

Topologi ring memiliki karakteristik

sebagai berikut :

a. Komputer-komputer dihubungkan secara serial di sepanjang kabel, dengan bentuk jaringan seperti lingkaran (cincin).

b. Sangat sederhana dalam layout.

c. Paket-paket data mengalir dalam satu arah sehingga collision (tabrakan data) dapat dihindarkan.

d. Kabel yang digunakan adalah kabel Coaxial RG 58

e. Problem yang dihadapi sama dengan topologi bus.

- Topologi Star

Topologi star memiliki karakteristik sebagai

berikut :

a. Setiap komputer berkomunikasi langsung dengan konsentrator (hub), jadi traffic data mengalir dari komputer ke konsentrator, kemudian data tersebut di kirim (broadcast) ke seluruh komputer yang terhubung ke konsentrator tersebut.

b. Karena setiap paket data yang masuk ke konsentrator kemudian di broadcast (dikirim) ke seluruh komputer yang terhubung ke konsentrator, maka jika komputer yang terhubung sangat banyak (misalnya memakai hub yang 24 port, dan seluruh port terisi), collision akan semakin sering terjadi sehingga kinerja jaringan menurun. Namun hal ini tidak terjadi jika hub diganti dengan switch hub, sebab switch hub memiliki kemampuan untuk memilih satu jalur tujuan data, tidak di broadcast ke seluruh port.

c. Sangat mudah dikembangkan sebab setiap komputer hanya terhubung secara langsung ke konsentrator.

d. Jika salah satu komputer rusak atau Ethernet Card (Card Jaringan) rusak, ataupun salah satu kabel putus maka keseluruhan jaringan masih tetap bisa berkomunikasi, tidak terjadi down pada network keseluruhan.

e. Tipe kabel yang digunakan biasanya kabel UTP (Twisted Pair).

Topologi Fisik Jaringan Komputer Originally published in Shvoong: http://id.shvoong.com/how-to/computers-and-internet/2175090-topologi-fisik-jaringan-komputer/

About these ads
Ditulis dalam lain-lain. 1 Comment »

Satu Tanggapan to “Topologi Fisik Jaringan Komputer”

  1. Jehan Says:

    Blog Anda Sangat Bagus ,.,.,Bagaimana cara buat?


Silahkan Berkomentar disini...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: