Dasar Dasar Perangkat Keras (Hardware) Jaringan Komputer

Resensi oleh:starman

Dasar Dasar Perangkat Keras (Hardware) Jaringan Komputer

I. Kabel Twisted Pair (UTP).

Karakteristik dari kabel twisted pair (UTP) adalah sebagai berikut :

– Kabel twisted pair adalah kabel-kabel yang disusun berpasangan dan di twist (di jepit menggunakan tang UTP) satu sama lain.

– Untuk kabel jenis UTP, terdiri atas empat pasang (delapan kabel).

– Kabel UTP biasa, dapat melewatkan data dengan bandwith (lebar jalur data) sampai 10 Mbps.

– Kabel UTP katagori 5, dapat melewatkan data dengan bandwith sampai 100 Mbps.

– Hanya dapat melewatkan satu channel data (baseband), karena itu dibutuhkan konsentrator untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain.

II. Ethernet Card (Card Jaringan).

Dikembangkan oleh Xerox Corp pada tahun 1970-an, kemudian menjadi sangat populer tahun 1980-an. Cara kerja Ethernet adalah berdasarkan broadcast network, yaitu setiap komputer menerima setiap transmisi data yang dikirim oleh sebuah komputer. Ethernet menggunakan metode CSMA/CD (Carrier Sense Multiple Access/Collision Detection) Baseband. Metode CSMA/CD dapat dijelaskan seperti berikut ini, sebelum mengirim data, setiap komputer memeriksa apakah setiap network juga sedang mengirimkan data. Jika network sedang sibuk (busy), komputer tersebut menunggu sampai tidak ada lagi paket data yang dikirimkan oleh komputer. Jika suatu saat network sepi, barulah komputer tersebut mengirimkan datanya. Jika pada saat bersamaan ada dua komputer yang mengirimkan datanya, maka terjadi collision (tabrakan data), jika collision ini terjadi maka masing-masing Ethernet Card berhenti mengirimkan data dan kemudian menunggu dengan selang waktu yang acak (random) untuk mencoba mengirimkan data kembali. Karena selang waktu yang random ini maka kemungkinan terjadi collision lagi menjadi semakin kecil. Pengecekan collision data dapat dideteksi oleh Ethernet Card dengan cara mengukur tegangan kabel, jika tegangan kabel melewati batas tertentu, maka telah terjadi collision.

III. Repeater.

Fungsi utama repeater adalah untuk memperkuat sinyal dengan cara menerima sinyal dari suatu segmen kabel LAN lalu memancarkannya kembali dengan kekuatan yang sama dengan sinyal asli pada segmen kabel LAN yang lain. Dengan cara ini jarak kabel antara dua komputer dapat diperjauh.

IV. Hub

Bentuk fisik hub adalah sebuah kotak yang memiliki banyak konektor RJ45 female. RJ45 female adalah port yang terletak pada hub tempat memasukkan RJ45 male, sedangkan RJ45 male adalah kepala dari kabel UTP untuk dapat dihubungkan ke hub dan Ethernet Card. Setiap konektor pada hub dapat dimasukan kabel UTP yang telah dipasang konektor RJ45 male pada ujungnya. Hub sebenarnya adalah multiport repeater yang menghubungkan kabel UTP yang disusun dengan topologi star. Hub sama sekali tidak melakukan traffic control sehingga jika terlalu banyak port pada hub yang dipakai maka kinerja jaringan akan turun disebabkan sering terjadinya collision. Namun hal ini tidak terjadi jika hub diganti dengan switch hub, sebab switch hub memiliki kemampuan untuk memilih satu jalur tujuan data, tidak di broadcast ke seluruh port.

V. Router.

Router memiliki kemampuan untuk melewatkan paket IP dari satu jaringan ke jaringan lain yang mungkin memiliki banyak jalur diantara keduanya. Router-router yang terhubung di internet memiliki algoritma routing terdistribusi yang digunakan untuk memilih jalur terbaik yang dilalui paket IP dari satu jaringan ke jaringan lain. Router umumnya digunakan untuk menghubungkan sejumlah LAN, sekaligus mengisolasikan trafik data antara LAN satu dengan yang lainnya. Jika dua atau lebih LAN terhubung dengan satu router, maka setiap LAN akan dianggap memiliki subnetwork yang berbeda. Router dapat digolongkan menjadi dua jenis, yaitu Router Dedicated (router buatan pabrik) misalnya buatan Cisco, 3Com dll. Sedangkan yang lainnya adalah PC Router, dikatakan PC Router apabila PC tersebut memiliki lebih dari satu Network Interface (Network Card) dan PC tersebut memiliki kemampuan memforward (mengirimkan) paket IP yang berbeda Network ID ke jaringan lain menggunakan software tertentu.

Dasar Dasar Perangkat Keras (Hardware) Jaringan Komputer Originally published in Shvoong: http://id.shvoong.com/how-to/computers-and-internet/2175103-dasar-dasar-perangkat-keras-hardware/

Silahkan Berkomentar disini...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: