Protokol TCP/IP

Resensi oleh:starman

TCP/IP

Protokol adalah bahasa dan sekelompok ketentuan yang mengatur pertukaran data antar satu komputer dengan komputer lain. Jadi apabila komputer ingin berkomunikasi dengan komputer lain maka komputer tersebut harus menggunakan bahasa yang sama dan standard protokol yang digunakan sekarang ini adalah TCP/IP versi 4, mungkin di masa akan datang standard yang digunakan adalah TCP/IP versi 6. TCP/IP juga di gunakan untuk menghubungkan komputer di Internet dan perbedaan system operasi yang digunakan oleh banyak orang di internet bukan berarti membuat computer tidak bisa berkomunikasi antar satu komputer dengan komputer lain yang berberda sistem operasi, oleh sebab semua system operasi yang berbeda beda tersebut di intenet menggunakan bahasa yang sama yaitu TCP/IP maka semua komputer di dunia ini bisa berkomunikasi. Sejarah TCP/IP dimulai pada tahun 1969 oleh lembaga riset Departemen Pertahanan Amerika, DARPA (Defence Advance Research Project Agency), mendanai sebuah riset untuk mengembangkan jaringan komunikasi data antar komputer. Riset ini bertujuan untuk mengembangkan aturan komunikasi data antar komputer yang :

a. Bekerja secara transparan, melalui bermacam-macam jaringan komunikasi data yang terhubung satu sama lainnya.

b. Tahan terhadap berbagai gangguan (bencana alam, serangan nuklir dll).

Riset ini ternyata berhasil dan melahirkan ARPANET. Tahun 1972, ARPANET didemonstrasikan di depan peserta “The First International Conference on Komputer Communications” dengan menghubungkan 40 unit komputer (node/host). Aplikasi internet yang pertama kali ditemukan adalah FTP (file transfer protocol). Pada saat itu protokol yang digunakan untuk jaringan komputer adalah NCP (Network Communication Protocol) bukan TCP/IP dan protokol tersebut sudah tidak sanggup menampung lagi jaringan komputer dikarenakan komputer yang terhubung ke jaringan semakin hari semakin bertambah. DARPA kemudian mendanai pembuatan protokol komunikasi yang lebih umum, maka lahirlah TCP/IP. Departemen pertahanan amerika menyatakan TCP/IP menjadi standar untuk jaringannya pada tahun 1982. Protokol ini kemudian diadopsi menjadi standar ARPANET pada tahun 1983. Dari sinilah internet kemudian lahir. Pada tahun 1984 jumlah komputer yang terhubung ke internet sudah mencapai 1000 buah komputer.

TCP/IP (Transmission Control Protocol/Intenet Protocol) adalah suatu protokol yang membawa dan menerima data yang telah dijadikan paket-paket data atau bit-bit dan menggabungkan kembali paket data yang telah dipecahkan sebelumnya di tempat tujuan dari data tersebut. Fungsi TCP adalah bertanggung jawab untuk mengadakan komunikasi antara dua host/komputer. Sedangkan fungsi IP adalah untuk menyampaikan paket data ke alamat yang tepat.

IP (Internet Protocol)

IP Address merupakan penomoran komputer yang tidak boleh sama. Konsep ini sama dengan nomor telpon atau nomor handphone yang tidak mungkin sama antara satu telpon/handphone dengan yang lainnya. Didalam jaringan komputer juga berlaku aturan yang sama yaitu setiap komputer mempunyai nomor yang berbeda antara satu komputer dengan komputer yang lainnya. Format IP Address mempunyai 4 kelompok nomor “xxx.xxx.xxx.xxx”, masing – masing kelompok terdiri dari 3 angka dan dari 3 angka tersebut mempunyai range dari 1 sampai dengan 254. contohnya adalah 192.168.1.1.

Untuk mempermudah pembagiannya IP Address dibagi ke dalam kelas – kelas. IP Address dikelompokkan ke dalam 5 kelas yaitu kelas A, B, C, D, dan E. Perbedaan pada masing – masing kelas tersebut adalah pada jumlah IP Address yang dihasilkan. IP Address kelas A mempunyai sedikit jaringan tetapi satu jaringan sanggup menampung banyak komputer (IP Address), kelas C memiliki banyak jaringan tetapi masing – masing jaringan memiliki sedikit komputer (IP Address). Kelas D dan E juga didefinisikan tetapi tidak untuk penggunaan normal. Kelas D dipakai untuk kebutuhan jaringan Multicast. Kelas E dipakai untuk keperluan Eksperimental.

Network ID dan Host ID

Pembagian kelas – kelas IP Address berdasarkan dua hal yaitu Network ID dan Host ID dari suatu IP Address. Setiap IP Address selalu pasangan dari Network ID (indentitas jaringan) dan Host ID (indentitas komputer dalam jaringan tersebut). Network ID adalah bagian dari IP Address yang digunakan untuk menunjukkan jaringan tempat komputer ini berada. Sedangkan Host ID adalah bagian dari IP Address yang digunakan untuk menunjukkan komputer dan alat jaringan lainnya seperti router, switch hub, Access Point, Router dalam jaringan tersebut. Dalam satu jaringan Host ID harus UNIK (tidak boleh sama). Hal lainnya yang harus di perhatikan adalah Network ID dan Host ID tidak boleh di setting 0 (nol) semua.

Protokol TCP/IP Originally published in Shvoong: http://id.shvoong.com/how-to/computers-and-internet/2175092-protokol-tcp-ip/

Silahkan Berkomentar disini...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: